Minggu, 31 Juli 2016

Pejabat Pemkab Bantaeng Jamu Petinggi PT. Megapower Makmur Santap

Bantaeng (27/07). Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Bantaeng Syamsul Suli didampingi para SKPD menjamu santap siang Petinggi PT. Megapower Makmur di Sentra Kuliner Pantai Seruni Bantaeng, Rabu Siang.
Sebelumnya, Presiden Komisaris PT. Megapower Makmur Senator Tan Sri Datuk Tee Hock Seng, bersama Presiden Direktur Kang Jimmi turun langsung untuk meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) atau yang juga dikenal sebagai Small Hydroelectrik Plant, yang terletak di Batu Massong, Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng. Peninjauan tersebut dilakukan untuk mengetahui kemajuan dan kendala apa saja yang terjadi di PLTMH yang berkapasitas 4,2 MW tersebut setelah satu tahun berjalan.
Perusahaan yang bergerak di bidang Hydro Power dan merupakan anak usaha dari grup bisnis asal Malaysia, Bina Puri Holdings BHD di Malaysia telah lama menanamkan investasinya di Bantaeng.





Sabtu, 17 Oktober 2015

Bagian Perekonomian Bantaeng mulai memperkenalkan Program Aplikasi Potensi Unggulan

Rapat Potensi Unggulan Kabupaten Bantaeng yg berlangsung di ruang rapat sekertaris daerah dan dibuka oleh Bapak Asisten II Bidang Ekbang didampingi oleh Kabag Perekonomian dan Kasubag Penanaman Modal Bagian Perekonomian Setda Bantaeng.

Maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini yaitu :
1. Mengetahui produk unggulan Kabupaten Bantaeng tahun 2015
2. Rekonsiliasi Data Produk Unggulan sesuai Data dari SKPD
3. Pengenalan Sistem Informasi Produk Investasi Daerah (SIPID)
4. Rencana pembentukan Tim SIPID Kabupaten Bantaeng
5. Rencana pembuatan Buku Profil Investasi Kabupaten Bantaeng Tahun 2015.


Kegiatan ini berlangsung pada hari sabtu tanggal 17 oktober 2015 dan dihadiri oleh beberapa Instansi terkait diantaranya Dinas Perindustrian, Badan Ketahanan pangan, Dinas Perhubungan dan Infokom,Bappeda,Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu,Dinas Perikanan,Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perkebunan dan Kehutanan,Kesbang limnas,Dinas Kesehatan serta Bagian Perekonomian Setda Bantaeng sebagai pelaksana kegiatan.















Senin, 17 November 2014

Nurdin Abdullah, Ingin Tuntaskan Pembangunan Bantaeng

Prof Nurdin Abdullah bersama dengan Direktur Eksekutif Indeks Politica Indonesia Suwadi Idris Amir
Prof Nurdin Abdullah bersama dengan Direktur Eksekutif Indeks Politica Indonesia Suwadi Idris Amir
BANTAENG,–Penetepan menteri dalam kabinet Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla hingga saat ini masih tarik-ulur, sehingga belum jelas kapan duet Presiden Jokowi-JK menentukan susunan kabinetnya dalam pemerintahan setelah resmi dilantik pada Senin, 20 Oktober 2014 lalu.

Dua figur bupati yang dinilai sukses dalam menakhodai pemerintahan dan pembangunan di daerahnya masuk dalam nominasi untuk menduduki posisi menteri dalam kabinet pemerintahan Jokowi-JK yakni Bupati Bantaeng Sulawesi Selatan, Prof Dr H Nurdin Abdullah dan Bupati Banjar Kalsel, Sultan Khairul Saleh.
Selain itu juga disebut-sebut Wali Kota Surabaya, Tri Risma Harini serta Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berpeluang masuk kabinet Pemerintahan Jokowi-KJ.
Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah dalam wawancara khusus dengan Pemimpin Redaksi Media Olnine MayZona.com, Syarifuddin May, mengucapkan syukur namanya disebut-sebut masuk nominasi dalam kabinet pemerintahan Jokowi-JK.

Namun dibalik ucapan syukur itu, Nurdin Abdullah yang berlatarbelakang disiplin ilmu pertanian dinominasikan akan menduduki posisi Menteri Pertanian menyatakan, bahwa ia masih ingin menuntaskan pembangunan di Kabupaten Bantaeng untuk jabatan periode kedua.

Meski telah sukses menjadikan Bantaeng pusat pertumbuhan ekonomi di selatan-selatan Sulsel dalam kurun waktu relatif singkat hanya lima tahun, namun Guru Besar Universitas Hasanuddin itu menuturkan, belum berniat menjadi menteri sebelum pembangunan di Kabupaten Bantaeng tuntas.
“Saya ingin menuntaskan pembangunan di Bantaeng sebelum mengakhiri masa jabatan bupati periode lima tahun kedua, “tandas Nurdin Abdullah dengan santai, menjawab pertanyaan didampingi staf khusus bidang media Syafaruddin ketika ditemui di rumah jabatan bupati, Rabu pagi.

Sebelum wawancara, Bupati Nurdin Abdullah tiba dari Denpasar Bali menghadiri acara pameran internasional, Selasa dini hari (21/10). Dalam pemeran itu Bantaeng menampilkan Brigade Siaga Bencana, salah satu sarana dan fasilitas medis yang cukup canggih yang belum ada di daerah manapun di Indonesia.
Nurdin Abdullah, sehari-hari tampil sangat sederhana tidak sama kebanyakan pimpinan daerah. Di depan Rujab ia menerima tamu yang datang silih berganti pagi itu, hanya terparkir kendaran dinas kijang innova, tidak seperti bupati maupun wali kota lain yang tampil wah…, dengan kendaraan mewah berharga miliaran rupiah.

Selama menakhodai Bantaeng, Nurdin memang bertekad menjadikan Bantaeng pusat pertumbuhan ekonomi dan daerah tujuan wisata utama di Sulsel. Dengan tekad itu, maka Bantaeng kini tumbuh dan berkembang pesat, mengungguli daerah lainnya di Sulsel hanya dalam kurun waktu lima tahun.
Keinginan Nurdin Abdullah itu sudah nyata didepan mata, pertumbuhan ekonomi daerah ini diatas rata-rata nasional dan daerah lain di Indonesai mencapai 8,9 persen, pendapatan perkapita naik tajam dari Rp5 juta pada 2008 menjadi Rp16,2 juta.
Selain itu, sejumlah fasilitas dan infrastruktur tersebar hampir disetiap sudut kota dan kawasan yang tertata apik, bersih dan sejuk menjadikan daerah ini dinilai banyak kalangan salah satu kota yang indah dan bersih di Indonesia.

Nurdin Abdullah yang tampil sederhana dan terus berkarya mendapat apresiasi dan pujian banyak kalangan. Kendati hasil yang ditorehkan selama satu periode kepemimpinannya sudah nyata dan membanggakan, namun ia terus mamacu pertumbuhan ekonomi dan pembangunan untuk menjadikan Bantaeng menjadi destinasi utama Sulsel dengan melibatkan pihak swasta.
Untuk menjadikan Bantaeng sebagai destinasi utama di Sulsel, maka pemerintah setempat membangun sejumlah objek wisata yang dapat menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara berkunjung ke daerah itu. Terobosan yang dilakukan bupati Bantaeng diapresiasi kalangan PHRI dan pemerhati pariwisata sebagai kiat diversifikasi obyek wisata di Sulsel, menyusul jenuhnya sektor jasa ini yang lebih mengandalkan wisata budaya Tanatoraja yang hanya dikunjungi banyak wiisatawan saat digelar kegiatan pesta adat “rambu solok” dan Lovely December di punghujung tahun.

Objek wisata yang kini menjadi tujuan utama di Bantaeng antara lain Pantai Seruni, Pantai Marina. Kawasan pesisir pantai yang dulu gersang dan lahan marginal kini disulap menjadi kawasan wisata menjadi primadona untuk meningakatkan pendapatan asli daerah (PAD) Bantaeng.
Disamping itu, Bantaeng juga punya kawasan agrowisata dengan berbagai tanaman yang tumbuh subur seperti apel, strawbery, manggis, dan sejumlah spesis bunga anggrek serta tanaman lainnya.
 ( Tim Promosi Bagian Perekonomian Seda Bantaeng )
Sebelum mengakhiri masa jabatan lima tahun periode kedua, Nurdin Abdullah akan membangunan kawasan wisata bahari terpadu yang menjadi primadona di Sulsel dengan melibatkan dua daerah tetangga memiliki potensi wisata bahari cukup besar, Kabupaten Kepulauan Selayar dan Bulukumba serta membangun kerja sama pariwisata lintas provinsi dengan Bali dan Mataram, sehingga kapal wisata mengangkut wisatawan mancanegara berkunjung ke daerah itu, juga melanjutkan perjalanan wisata ke Bantaeng menikmati berbagai objek wisata yang cukup menarik seperti wisata pantai, alam, agrowisata, dan budaya berbagai jenis kuliner khas daerah Sulsel.

Utusan Pemerintah Amerika Serikat Kunjungi Bantaeng

 
Bantaeng - Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat Joaquin Monserrate melakukan kunjungan resmi kenegaraan mewakili pemerintahnya di Kab. Bantaeng, Sulawesi Selatan.


Joaquin yang didampingi Brandon Possin, Kepala Bagian Politik dan Ekonomi Konjen AS yang berkantor di Surabaya, disambut dengan hangat Wakil Bupati Bantaeng Muh. Yasin beserta pejabat Pemkab Bantaeng dan jajaran Polres Bantaeng dan Kodim 1410 Bantaeng, di rumah jabatan Bupati Bantaeng, Rabu pagi (24/9/2014).

"Kehadiran kami di Bantaeng, karena kami tertarik dengan perkembangan pembangunannya yang sering diperbincangkan di berbagai daerah di mana saja saya berada. Bahwa Bantaeng, adalah daerah yang mampu bergerak dan berinovasi sesuai harapan pemerintah pusat," ujar Joaquin.

Joaquin menuturkan bahwa dirinya harus melihat langsung perkembangan pembangunan di Bantaeng, untuk turut berpartipasi dan mewakili pemerintahnya untuk menyokong perkembangan ekonomi dan industri di Bantaeng.

Sementara menurut Wakil Bupati Bantaeng, M Yasin, kunjungan perwakilan pemerintah AS dinilai penting bagi perkembangan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bantaeng.

Yasin menambahkan, kehadiran Konjen Amerika Serikat di Bantaeng dapat menjadi orientasi awal untuk mengawal menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 dan pengembangan kapasitas lainnya yang bisa berperan banyak nantinya untuk kemaslahatan rakyat.

"Kesempatan ini penting artinya dalam perkembangan Bantaeng nantinya dalam hal pemenuhan kebutuhan masyarakat dalam berbagai segmen, khususnya industri dan pengembangan SDM melalui kehadiran Balai Latihan Kerja Bantaeng," ujar M Yasin mewakili Bupati Nurdin Abdullah yang sedang melakukan kunjungan di luar daerahnya.( Tim Promosi Bagian Perekonomian Seda Bantaeng )

Bantaeng Anniversary Days - Economic Expo



Peringatan Hari Jadi Bantaeng diawali dengan defile pakaian adat para SKPD linkup Pemerintahan Kabupaten Bantaeng, dan para pimpinan kecamatan serta unsur organisasi masyarakat dan organisasi sosial se Kabupaten Bantaeng, yang dilaksanakan di jalan protokol depan rumah jabatan Bupati Bantaeng, yang dilanjutkan dengan acara puncak Hari Jadi yang dipusatkan di Gedung Kartini Kabupaten Bantaeng, Jumat (7/12).
Menristek dalam sambutannya, memuji perkembangan Kabupaten Bantaeng yang cukup pesat. Menurutnya, seorang pemimpin memang harus menjadi panutan. Bantaeng kata dia, cukup bergeliat dengan sejumlah pemangunan. Itu dapat dilihat dari tertata-nya kota dan majunya ekonomi rakyat.
Sementara Bupati Bantaeng, Prof Dr H Nurdin Abdullah dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Bantaeng bisa maju dan berkembang menjadi salah satu kabupaten yang terkemuka di Sulsel dalam bidang agrobisnis, karena didukung banyak pihak, termasuk dukungan dari pemerintah Provinsi Sulsel, investor dan masyarakat di Kabupaten Bantaeng.
Dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Bantaeng ke 758, sejumlah investor akan masuk menanamkan investasinya diberbagi bidang dengan total nilai investasi Rp 2,9 triliun, yang meliputi investasi bidang pertanian, peternakan, industri pertambangan dan pembangkit energi listrik tenaga hidromikro. 
Rencana investasi tersebut akan diwujudkan dalam penandatangan MOU yang dilaksanakan pada peringatan Hari Jadi Bantaeng yang sengaja dilakukan agar semua masyarakat Bantaeng bisa menyaksikan kerja sama tersebut.
Bagian akhir sambutannya, Prof Nurdin Abdullah juga menyingggung kondisi politik di Provinsi Sulsel, yang akan melaksanakan Pemilihan Gubernur 2013 mendatang, menurut Bupat Bantaen, Sulsel yang dipimpin Gubernur dan Wakil Gubernur H Syahrul Yasim Limpo dan Ir H Agus Arifin Nu'mang MS, mengalami banyak kemajuan dan mendapat banyak prestasi, sehingga tidak ada alasan masyarakat di Kabupaten Bantaeng untuk tidak memilih pasangan Syahrul-Agus.
'Kalau ada Gubernur yang sudah berhasil dan berprestasi, mengapa masyarakat Bantaeng harus mencari figur calon gubernur lainnya?," ungkap Prof DR Nurdin Abdullah.
Usai sambutan bupati, dilakukan pemberian pemberian penghargaan kepada tokoh masyarakat yang dinilai berjasa bagi Kabupaten Bantaeng, yakni kepada manta Gubernur Sulsel, Prof DR HA Amiruddin yang dinilai meletakan pola dasar pembangunan Sulsel yakni, petik, olah, jual yang kini dijadikan konsep pengembangan pembangunan pertanian di Kabupaten Bantaeng dan penghargaan kepada Gubernur Sulsel, DR H Syahrul Yasim Limpo, yang dianggap berjasa atas kemajuan pembangunan di Kabupaten Bantaeng, yang diterima Wakil Gubernur Sulsel.
Pada kesempatan itu Wakil Gubernur Sulsel, Ir H Agus Arifin Nu'mang MS juga menyerahkan bantuan bibit kakao sambung samping sebanyak 25.000 pucuk, bibit kelapa dalam 25.000 pohon, bibit kopi dan cengkeh 1.5000 pucuk, bantuan saprodi pupuk, bantuan bibit rumput laut, bantun bus gratis 3 unit untuk angkutan sekolah gratis di tiga kecamatan yakni kecamatan Ulu Ere, Ere Merasa, dan kecamatan Tompo Bulu.
Selain itu, juga diserahkan bantuan alat mesin pertanian kepada sejumlah petani, mobil Tagana yang diterima oleh Kadis Sosial Kabupaten Bantaeng, Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'man dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Bantaeng merupakan salah satu daerah yang mengalami perkembangan cukup pesat dan pemerintah Provinsi Sulsel memberikan penghargaan atas keberhasilan yang dicapai daerah Bantaeng.
Menurut Wagub, perhatian terhadap sektor pertanuan dan kesehatan merupakan program utama pemerintah Sulsel yang dianggap berhasil dilaksanakan oleh Kabupaten Bantaeng, sehingga pemerintah Propinsi Sulsel memberikan bantuan bus gratis untuk bisa menunjang pendidikan gratis di tiga kecamatan tersebut.
Berbicara soal Bantaeng, maka semua orang pasti akan mengenal daerah tersebut sebagai derah produsen tanaman pertanian di Sulsel termasuk penghasil rumput lautm apel dan strawberry. Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta, sekaligus menutup pameran Bantaeng Ekonomi Expo.

Mantan Menko Perekonomian “Angkat Topi” untuk Bupati Bantaeng

Rabu , 15 Oktober 2014 11:19

Total Pembaca : 436 Views
Mantan Menteri Perekonomian RI, Rizal Ramli.
Penulis : Nur Hidayat Said
Editor : Dwiyani Prihatin

FAJARONLINE — Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah, memaparkan beberapa pencapaiannya selama menjabat sebagai orang nomor satu di Kabupaten Bantaeng. Baik dari sisi ekonomi maupun politik.
Bupati penyandang profesor itu pun mendapat pujian setinggi langit dari Mantan Menteri Perekonomian RI, Rizal Ramli. “Luar biasa Bupati Bantaeng. Saya banyak belajar, apa yang dilakukan betul-betul besar manfaatnya kepada masyarakat,” ujar Rizal Ramli.
Rizal Ramli memandang, apa yang telah dilakukan Nurdin Abdullah telah membuktikan, bahwa uang bukan segalanya. Itu dibuktikan dengan banyaknya investor yang ingin maupun yang telah masuk ke Kabupaten Bantaeng.
Kedua, dari sisi politik Nurdin Abdullah juga membuktikan sebagai pemimpin yang berkualitas. “Membuktikan bahwa demokrasi itu tidak separah (pemberitaan, red) di koran. Itu kalau pemimpinnya benar-benar baik,” ujarnya.
Nurdin Abdullah memang menjadi Bupati Bantaeng bukan sebagai orang partai, melainkan independen. (yat)
- See more at: http://fajar.co.id/2014/10/15/mantan-menko-perekonomian-angkat-topi-untuk-bupati-bantaeng.html#sthash.l7OiOIPv.dpuf

Mantan Menko Perekonomian “Angkat Topi” untuk Bupati Bantaeng

Rabu , 15 Oktober 2014 11:19

Total Pembaca : 436 Views
Mantan Menteri Perekonomian RI, Rizal Ramli.
Penulis : Nur Hidayat Said
Editor : Dwiyani Prihatin

FAJARONLINE — Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah, memaparkan beberapa pencapaiannya selama menjabat sebagai orang nomor satu di Kabupaten Bantaeng. Baik dari sisi ekonomi maupun politik.
Bupati penyandang profesor itu pun mendapat pujian setinggi langit dari Mantan Menteri Perekonomian RI, Rizal Ramli. “Luar biasa Bupati Bantaeng. Saya banyak belajar, apa yang dilakukan betul-betul besar manfaatnya kepada masyarakat,” ujar Rizal Ramli.
Rizal Ramli memandang, apa yang telah dilakukan Nurdin Abdullah telah membuktikan, bahwa uang bukan segalanya. Itu dibuktikan dengan banyaknya investor yang ingin maupun yang telah masuk ke Kabupaten Bantaeng.
Kedua, dari sisi politik Nurdin Abdullah juga membuktikan sebagai pemimpin yang berkualitas. “Membuktikan bahwa demokrasi itu tidak separah (pemberitaan, red) di koran. Itu kalau pemimpinnya benar-benar baik,” ujarnya.
Nurdin Abdullah memang menjadi Bupati Bantaeng bukan sebagai orang partai, melainkan independen. (yat)
- See more at: http://fajar.co.id/2014/10/15/mantan-menko-perekonomian-angkat-topi-untuk-bupati-bantaeng.html#sthash.l7OiOIPv.dpuf

Mantan Menko Perekonomian “Angkat Topi” untuk Bupati Bantaeng

Rabu , 15 Oktober 2014 11:19

Total Pembaca : 436 Views
Mantan Menteri Perekonomian RI, Rizal Ramli.
Penulis : Nur Hidayat Said
Editor : Dwiyani Prihatin

FAJARONLINE — Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah, memaparkan beberapa pencapaiannya selama menjabat sebagai orang nomor satu di Kabupaten Bantaeng. Baik dari sisi ekonomi maupun politik.
Bupati penyandang profesor itu pun mendapat pujian setinggi langit dari Mantan Menteri Perekonomian RI, Rizal Ramli. “Luar biasa Bupati Bantaeng. Saya banyak belajar, apa yang dilakukan betul-betul besar manfaatnya kepada masyarakat,” ujar Rizal Ramli.
Rizal Ramli memandang, apa yang telah dilakukan Nurdin Abdullah telah membuktikan, bahwa uang bukan segalanya. Itu dibuktikan dengan banyaknya investor yang ingin maupun yang telah masuk ke Kabupaten Bantaeng.
Kedua, dari sisi politik Nurdin Abdullah juga membuktikan sebagai pemimpin yang berkualitas. “Membuktikan bahwa demokrasi itu tidak separah (pemberitaan, red) di koran. Itu kalau pemimpinnya benar-benar baik,” ujarnya.
Nurdin Abdullah memang menjadi Bupati Bantaeng bukan sebagai orang partai, melainkan independen. (yat)
- See more at: http://fajar.co.id/2014/10/15/mantan-menko-perekonomian-angkat-topi-untuk-bupati-bantaeng.html#sthash.l7OiOIPv.dpuf